Pengunjung di Festival Kopi Nusantara antusias berbincang bersama Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar, dan tertarik untuk menikmati kopi Arabika Gayo. Foto : IG

JAKARTA | Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar mengungkapkan, permintaan kopi specialty Gayo di dalam negeri terus meningkat. Peningkatan ini turut diiringi dengan harga jual yang tinggi.

Oleh karena itu, Shabela menyerukan agar promosi juga tidak boleh berhenti. Sebab dengan mempromosikannya tentu berpengaruh besar untuk menaikkan angka penjualan.

“Kami akan terus berada di depan dan menjadi Panglima untuk promosi Kopi Arabika Gayo, baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” tegas Shabela kepada LingMerdeka, Minggu (22/7).

Salah satu promosi yang baru dilakukan pemerintah Aceh Tengah adalah mengikuti Festival Kopi Nusantara yang digelar pada tanggal 19-22 Juli 2018. “Yang menggembirakan adalah, permintaan kopi specialty Gayo di dalam negeri terus meningkat,” ungkapnya.

“Atas nama daerah, saya berterima kasih kepada Kompas Gramedia yang telah memfasilitasi Kopi Gayo menjadi peserta utama,” kata Shabela.

Shabela menjadi narasumber dalam diskusi bertema Mengelola Kekayaan Kopi Nusantara, di Bentara Budaya Jakarta. Fpto : IG

Dalam rangkaian festival tersebut juga diadakan diskusi bertema Mengelola Kekayaan Kopi Nusantara, di Bentara Budaya Jakarta, Sabtu (21/7). Shabela hadir menjadi satu di antara empat narasumber.

Tiga pembicara lainnya adalah Penasehat Dewan Kopi Indonesia Surip Mawardi, Kepala Balai Penelitian Kopi Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia Sukrisno Widyotomo, dan Bupati Bondowoso Amin Said Husni. (yaa/red)

BAGIKAN