Nova Iriansyah dan Sarkawi saat rapat kegiatan GAMIFest, di Aula Kantor Bupati Bener Meriah, Selasa (24/4). Ist

JAKARTA – Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah resmi menjadi Penjabat Gubernur Aceh. Hal ini setelah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meneken surat keputusan penjabat pengganti Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

Sementara Wakil Bupati Bener Meriah Sarkawi menjadi Penjabat Bupati pengganti Ahmadi. “Hari ini saya sudah teken surat keputusan,” kata Tjahjo kepada awak media, Kamis (5/7).

Tjahjo meneken surat keputusan tersebut karena Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah Ahmadi yang terkena operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Sampai berkekuatan hukum tetap,” kata Mendagri Tjahjo.

Seperti yang telah diketahui, pada hari Selasa (3/7) KPK melakukan OTT terhadap Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah Ahmadi.

Kemudian pada Rabu (4/7) KPK menetapkan Irwandi Yusuf dan Ahmadi bersama dua tersangka lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penerimaan hadiah terkait pengalokasian dan penyaluran Dana Otonomi Daerah Khusus Aceh tahun anggaran 2018.

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, dan Syaiful Bahri serta Hendri Yuzal pihak swasta diduga sebagai penerima suap. Lalu sebagai pemberi suap adalah Ahmadi, Bupati Bener Meriah.

Tjahjo Kumolo mengaku sedih dan prihatin atas penangkapan Gubernur Aceh Irwandi Jusuf dan Bupati Bener Meriah Ahmadi oleh petugas KPK. “Kok masih ada,” ujarnya.

Menurut Tjahjo, bila KPK menangani OTT pasti akan memakan waktu yang lama. “Tidak hitungan jam atau hari,” katanya. (int/red/yaa)

BAGIKAN