BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah memimpin apel pagi bersama pada hari pertama dimulainya aktifitas perkantoran pasca libur Idul Fitri di halaman Kantor Gubernur Aceh, Kamis (21/6). Dalam sambutannya, Nova menyampaikan empat hal yang diminta menjadi perhatian bersama.

Empat hal tersebut yaitu terkait perencanaan program dan kegiatan, pemberantasan korupsi, kinerja dan disiplin, serta kapasitas sumberdaya aparatur.

Yang pertama, Nova mengatakan terkait perencanaan program dan kegiatan, semua pihak harus lebih fokus dalam menyusun program dan kegiatan sehingga dampak dari pelaksanaan program dan kegiatan dapat dirasakan secara nyata dan dapat mendorong pertumbuhan sektor riil perekonomian masyarakat Aceh.

Nova berujar, dalam penyusunan program dan kegiatan, SKPA harus memiliki prioritas dan target yang berpedoman kepada RPJM Aceh 2017-2022. Setiap kepala SKPA juga diharap agar membuat terobosan dan inovasi serta mensinergikan dengan prioritas pembangunan dan program unggulan Aceh Hebat.

APBA Tahun 2018 ini juga diingatkan harus digunakan dan dimanfaatkan sepenuhnya untuk pembangunan Aceh.

“Saya berharap disamping realisasi dan daya serap anggaran, kita harus melihat juga tingkat kinerja pembangunan sehingga secara statistik mengalami peningkatan pada masing-masing sektor,” kata Nova.

Hal yang kedua yakni terkait pemberantasan korupsi. Nova mengatakan, status Aceh saat ini merupakan wilayah pembinaan KPK. Oleh karena itu, segala aspek tata kelola pemerintahan, harus diarahkan sedemikian rupa agar upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi bisa terlaksana dengan baik.

Selanjutnya Nova menyampaikan terkait permasalahan kinerja dan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN). Saat ini Pemerintah Aceh telah menetapkan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 58 Tahun 2018 tentang Manajemen Kinerja ASN di Lingkungan Pemerintah Aceh.

Untuk penerapan manajemen kinerja, menurut Nova dibutuhkan dua dokumen penting, yaitu Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja. Nova mengingatkan SKPA harus menyelesaikan dokumen tersebut di tahun 2018 ini.

“Kami minta keseriusan para Kepala SKPA menyelesaian dokumen ini, karena dari kedua dokumen tersebut akan menentukan target kinerja masing-masing ASN, sebagai dasar pertimbangan pemberian tambahan penghasilan bagi PNS,” kata Nova.

Keempat atau yang terakhir, Nova menjelaskan peningkatan kapasitas dan profesionalisme ASN. Pemerintah Aceh disampaikan bertanggung jawab terhadap kelangsungan penyediaan tenaga-tenaga yang memiliki keahlian di masing-masing bidang. Agar, roda pemerintahan tetap berjalan dengan lancar.

Karena itu masing-masing atasan diwajibkan melakukan pembinaan dan peningkatan kapasitas kepada setiap staf yang berada di bawahnya. Sedangkan untuk tenaga kontrak, direncanakan akan dilakukan evaluasi. Karena itu diharapkan SKPA agar segera menyusun daftar kebutuhan tenaga kontrak.

“Untuk menindaklanjuti hal tersebut, kami minta Kepala Badan Kegawaian Aceh agar dapat melaksanakan, mengkoordinir dan melaporkan hasilnya kepada kami,” demikian Wagub Nova.

Apel pagi dimulainya aktifitas perkantoran ini turut diikuti Sekda Aceh, Para Asisten, Staf Ahli Gubernur, Kepala Biro dan Kepala SKPA, serta seluruh Alaratur Sipil Negara di lingkup Setda Aceh. (hum/*/rel/red)

BAGIKAN