Dani Kustoni/RMOL

JAJARAN Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengungkap situs yang menyediakan jasa booking gadis ABG bernama lendir.org.

Dilansir dari RMOL.CO, Kasubdit 1 Ditipidsiber Bareskrim, Kombes Pol Dani Kustoni menyampaikan, semua kalangan menikmati layanan yang disediakan lendir.org ini.

“Pengakuan yang bersangkutan, para pelanggan umurnya diatas rata-rata 30 tahun,” kata Dani di Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim, Jatibaru, Cideng, Jakarta Pusat, Jumat (8/6).

Dani berujar, para pelanggan berasal dari latar belakang berbagai profesi, mulai dari bisnisman hingga pejabat negara.

Namun begitu, Dani menambahkan, biasanya mereka ketika memesan atau membooking para gadis ABG menutup identitasnya.

“Istilahnya saya dari pejabat mana, mau pesan, kan nggak,” ujar Dani.

Dani menegaskan, saat ini belum ada kaitannya aktor video porno yang diduga anggota DPR RI dengan dua orang wanita pekerja seks komersial itu, salah satu pelanggan salah satu mucikari dalam situs Lendir.org.

“Tidak ada sementara belum ada kaitannya,” tandas Dani.

Dalam kasus ini, Ditipideksus Bareskrim Polri telah mengamankan dua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Yakni NMH (34) sebagai penyedia sekaligus pembuat situs lendir.org, serta EDL (29) salah satu mucikari yang memasarkan gadis ABG dalam situs tersebut.

NMH dikenai Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang dan/atau Tindak Pidana perdagangan orang, Pornografi dan/atau Tindak Pidana ITE dengan sanksi hukuman penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp 10 Miliar.

Sedangkan EDL dikenai pasal Tindak Pidana Perdagangan Orang,  Pomograti dan Tindak Pidana lnformasi dan ITE dengan snksi hukuman penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 6 Miliar.

Adapun barang bukti yang disita dia antaranya adalah uang, laptop, ponsel, baju seragam SMA, dan sejumlah memori penyimpanan harddisk. (*)

BAGIKAN