TAKENGON – Sebanyak 80 orang pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Aceh Tengah periode 2018 – 2021, resmi dilantik. Prosesi pelantikan dilakukan oleh Ketua Pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Provinsi Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MA MCL, Sabtu (2/6).

Pelantikan yang berlangsung di aula Kantor Kemenag Aceh Tengah itu turut dihadiri Bupati Shabela Abubakar dan sejumlah pejabat daerah. Hasanuddin Yusuf Adan mengatakan di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Aceh saat ini telah memiliki kepengurusan DDII dengan kondisi yang berpariatif.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah dapat melantik kepengurusan DDII Aceh Tengah, diharapkan dapat bekerja maksimal untuk memajukan dan meningkatkan kualitas umat Islam khususnya di daerah ini,” ujar Hasanuddin.

Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar dalam sambutannya mengatakan, kehadiran lembaga dakwah ini sangat berperan untuk meningkatkan akhlak umat yang Islami di daerah yang bersyariat itu.

Dikatakan Shabela, pemerintah daerah tidak dapat bergerak sendiri untuk memajukan umat tanpa dukungan dari semua elemen masyarakat. Karena itu sinergitas baik antar individu maupun organisasi kemasyarakatan sangat diperlukan untuk membawa umat lebih memahami syariat Islam.

“Pemerintah daerah tidak bisa berkerja sendiri tanpa ada dukungan dari individu maupun kelompok masyarakat yang juga diharapkan bergerak untuk meningkatkan keimanan dan akhlak umat yang lebih baik,” tutur Shabela.

Dengan dilantiknya dewan pengurus DDII di kota berhawa sejuk itu, lanjut Shabela, dapat membawa pencerahan bagi dai-dai yang akan membawa misi dakwah. “Di Aceh Tengah banyak dai-dai yang bagus dan berkualitas,” ungkapnya.

DDII didirikan pada 26 Februari 1967 oleh para ulama pejuang, diantaranya Mohammad Natsir (Mantan Perdana Menteri RI), setelah berhasil dengan ide besarnya yaitu mosi integral yang bermuara pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (dan/mik/red)

BAGIKAN