Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji Kecamatan Bintang. Foto : Istimewa For LingMerdeka

TAKENGON – Masyarakat Bintang Kabupaten Aceh Tengah berswadaya untuk menghadirkan satu gedung Balai Nikah dan Manasik Haji. Semangat pembangunan tersebut dimanifestasikan dengan membeli sebidang tanah seluas 23 × 40 meter persegi.

Tapak bangunan gedung dan dana yang dikumpulkan tersebut sudah berlangsung sejak tahun 2016. Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Tengah, Amrun Shaleh menyebutkan, tanah yang dibeli senilai Rp 100 juta.

Dari nilai tersebut 75 persennya berasal dari swadaya masyarakat. Sementara selebihnya merupakan infak dan sedekah dari pegawai Kantor Kemenag Aceh Tengah. “Kami berterima kasih kepada masyarakat yang sudah berupaya dengan swadaya untuk menghibahkan tanah,” ungkap Amrun disela peletakan batu pertama pembangunan gedung, Kamis (24/5).

Pembangunan gedung yang didanai melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) itu ditandai dengan peletakkan batu pertama yang dilakukan oleh Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar dan Kepala Kantor Wilayah Aceh Kementerian Agama, Daud Pakeh.

Disampaikan, sejak 2016 lalu sudah ada tiga gedung balai nikah yang dibangun dan bertambah menjadi empat dengan balai yang berada di Kecamatan Bintang. Menyahuti pembangunan tersebut, Shabela mengatakan, gedung balai nikah sebagai upaya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita upayakan seluruh kecamatan dibangun Balai Nikah dan Manasik Haji. Dan yang paling mungkin dalam waktu dekat menyusul kecamatan Lut Tawar dan Kebayakan,” kata Shabela.

Menurut Shabela, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan semakin memperluas kerja Kantor Urusan Agama yang tidak sebatas menangani perkawinan. Tetapi juga pembinaan keluarga dan keagamaan dilingkup wilayah kecamatan.

Sementara Daud Pakeh mengatakan jika tanah tersedia pihaknya melalui SBSN kini sangat mudah untuk membantu pembangunan gedung serupa. “Fungsi KUA di kecamatan sekarang sudah luas, jadi harus didukung dengan gedung dan halaman kantor yang representatif,” kata Daud Pakeh. (mka/*/red)

BAGIKAN