Atraksi Marching Band saat pembukaan Popda Aceh ke XV 2018 di Lapangan Musara Alun Takengon. Foto : Aman Abbad/LingMerdeka

TAKENGON – Diawali dengan atraksi marching band, lalu disusul defile kontingen dari 23 kabupaten/kota, pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah Aceh (Popda) ke-XV berlangsung meriah, Rabu (2/5) siang.

Meksi sempat diwarnai hujan, semangat event 2 tahun sekali ini tidak luntur, bahkan sukses hingga akhir acara di Lapangan Musara Alun Takengon. Perhelatan ini juga dimeriahi oleh tarian massal.

Acara ini turut dihadiri unsur Forkompimda Aceh Tengah, wali kota dan bupati se-Aceh, kepala Dispora Aceh, Danrem 011 Lilawangsa. Ketua Panitia Pelaksana, Karimansyah dalam laporannya menerangkan, Popda Aceh 2018 ini diikuti oleh 2.290 atlet, dan mempertandingkan 11 cabang olahraga.

Cabang olahraga yang diperlombakan diantaranya atletik, sepak bola, takraw, volly, basket, tenis, bulu tangkis, serta tenis meja. Selanjutnya tiga ilmu bela diri, yaitu pencak silat, karate dan taekwondo.

Karimansyah juga mengatakan, event akbar yang diselenggarakan 2 tahun sekali ini bersumber dari dana APBA Tahun 2018 melalui Dispora Aceh dan APBK Aceh Tengah Tahun 2018 melalui Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Aceh Tengah.

Perhelatan ini dibuka Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian Keuangan dan Pembangunan, T. Syakur. Prosesi pembukaan juga ditandai dengan penyerahan piala bergilir dari Kabupaten Aceh Besar kepada Aceh Tengah sebagai tuan rumah.

Piala tersebut langsung diserahkan bupati Aceh Besar kepada ketua panitia bersama Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar. Shabela dalam sambutannya memberikan semangat kepada seluruh kontingen, dan menyerukan agar menjaga sportivitas.

“Prestasi memang harus diperjuangkan dengan tenaga dan tetesan keringat. Tapi semangat kebersamaan harus tetap menjadi yang utama,” kata Shabela.

Sementara, T Syakur membaca sambutan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengatakan, atlit yang berprestasi nantinya akan mendapat pelatihan lebih khusus untuk mewakili Aceh ke tingkat lebih tinggi.

Menurut Syakur, sebagai langkah awal, para atlit berprestasi akan diutus mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (PORWIL) Sumatera. Dari hasil PORWIL ya f akan berlangsung pada Agustus atau September mendatang tersebut, akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON). (tim/yaa/red)

BAGIKAN