Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dalam sebuah kesempatan. Foto : Aman Abbad/LingMerdeka

BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, kembali menggelar Rapat Persiapan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII bersama panitia, utusan dari kabupaten/kota dan SKPA terkait di Ruang Potensi Daerah Aceh, Selasa (2/5).

Dalam arahannya Nova menyampaikan, PKA VII akan dilaksanakan hampir bersamaan dengan event besar lainnya, seperti SEA Games di Jakarta. Untuk itu dia mengimbau panitia agar mempersiapkan kegiatan PKA VII semeriah mungkin agar masyarakat tetap menghadiri dan memeriahkan kegiataan kebudayaan tersebut.

“Panitia harus mencari cara agar sesudah pembukaan PKA, masyarakat tetap mengikuti rangkaian kegiatan PKA di Aceh,” kata Nova.

Dia mengatakan pembukaan PKA VII akan dipusatkan di Lhong Raya. Sebab itu lanjut Nova, panitia perlu mempersiapakan secara matang agar kegiatan pembukaan berlangsung sukses. Dia mencontohkan seperti masalah listrik, persiapan tribun utama dan lain sebagainya.

“Terkait masalah kelistrikan, perlu dihitung berapa besar kebutuhan daya listrik dan bagaimana mengantisipasi jika ada permasalahan dengan kelistrikan di Aceh,” ujar Nova.

Sedangkan untuk beberapa kegiatan lainnya akan dilaksanakan di beberapa lokasi lain seperti di Taman Ratu, Blang Padang dan beberapa tempat lainnya.

“Khusus untuk pembenahan anjungan di Taman Ratu agar dilaporkan ke bupati/walikota masing-masing untuk dibenahi kembali,” kata Nova.

Sementara itu, Plt Disbudpar Aceh, Amiruddin, menyampaikan, dalam PKA VII juga akan dilaksanakan beberapa kegiatan tambahan seperti Aceh Expo. Kegiatan tersebut dipusatkan di Blang Padang, dan diharapkan menampilkan berbagai produk budaya serta pameran sektor perdagangan.

Amiruddin menjelaskan, konsep rangkaian PKA VII akan mengacu pada penguatan kembali tujuh unsur kebudayaan, meliputi religi/agama, ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, kemasyarakatan, bahasa dan sastra serta kesenian.

PKA VII akan dilaksanakan pada 5-15 Agustus 2018, dan direncanakan dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, lalu akan ditutup oleh Wakil Presiden, Jusuf Kala. Sejumlah perserta dari negara-negara yang tergabung dalam ASEAN dan beberapa negara calon investor dijadwalkan ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. (hum/*/red)

BAGIKAN