Foto : Setkab RI

PEMERINTAH telah menyewa 165 hotel dengan standar bintang 3 (tiga) di Makkah, Arab Saudi, untuk menampung sekitar 240.000 calon jamaah haji Indonesia tahun 1439 H/2018 M. Hal tersebut guna memberikan pelayanan yang lebih baik.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, secara keseluruhan standar hotel-hotelnya tidak boleh lebih dari 5 orang per kamar. “Itu sudah sesuai dengan harapan,” katanya.

Kamis (26/4), Lukman Hakim Saifuddin mengikuti Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Rapat tersebut dipimpin Presiden Joko Widodo.

Sementara untuk yang di Madinah, pemerintah menggunakan dua pendekatan sewa, yaitu ada yang full musim, yakni selama musim haji itu disewa sepenuhnya. Sementara beberapa hanya disewa dengan pendekatan blocking time.

Jarak terdekat dari masing-masing hotel ke Masjidil Haram, lanjut Lukman, adalah 708 meter, sementara yang paling jauh itu 4,4 kilometer (km).

Mengenai katering dan transportasi selama di Tanah Suci, menurut Lukman, juga sudah dilakukan kontrak-kontrak. Sehingga bisa dikatakan prinsipnya persiapan selama di Tanah Suci untuk haji tahun ini sudah final.

Lukman menjelaskan, jika tahun lalu selama di Makkah, jamaah haji hanya memperoleh 25 kali makan, tahun ini ditambah menjadi 40 kali.

“Jadi ini adalah peningkatan kualitas pelayanan kepada jamaah haji,” ujar Lukman.

Lukman menambahkan, untuk masalah taste merupakan problem yang dari tahun ke tahun tidak bisa diselesaikan. Karena memang taste jamaah haji dari seluruh Nusantara berbeda-beda.

Namun untuk taste itu, Lukman memastikan yang dipilih adalah semoderat mungkin kepedasannya, keasinannya, keasamannya, dan manisnya. (set/red)

BAGIKAN