TAKENGON – Para kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Aceh Tengah diharap untuk merumuskan target kinerja selama 5 (lima) tahun kedepan. Rumusan itu harus rasional dan mempertimbangkan kemampuan sumberdaya yang ada.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Aceh Tengah Drs Shabela Abubakar saat membuka Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2017-2022, di aula gedung DPRK setempat, Senin (23/4).

“Kami berharap kepada para kepala SKPK untuk menyusun target kinerja 5 tahun kedepan 2017-2022, baik target kinerja utama seperti pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan, inflasi, indeks pembangunan manusia dan lain-lain, maupun target kinerja program dari masing-masing SKPK agar disusun secara rasional dengan mempertimbangkan kemampuan sumberdaya yang dimiliki,” ujarnya.

Shabela mengatakan Musrenbang RPJMK Aceh Tengah yang dilaksanakan untuk mendapatkan masukan dari seluruh pemangku kepentingan. Hal ini untuk mengakomodir aspirasi dan kebutuhan masyarakat secara baik dan terarah.

“Nantinya setelah dibahas lebih mendalam dengan DPRK, rancangan RPJMK ini akan ditetapkan melalui Qanun Kabupaten Aceh Tengah yang pada gilirannya digunakan sebagai pedoman pelaksanaan pembangunan daerah selama lima tahun kedepan, periode 2017-2022,” terang Shabela. (ril/mik/red)

BAGIKAN