Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar meninjau lokasi yang akan dibangun pesantren. (J For LingMerdeka)

TAKENGON – Mahyuddin, anak almarhum Tengku Kedem, ingin mewujudkan cita-cita sang ayah, yakni dapat membangun pesantren. Untuk mewujudkan tujuan mulia itu, sebidang tanah sudah disiapkan untuk dihibahkan kepada pemerintah.

“Saya meneruskan cita-cita orangtua saya. Sejak dahulu kala orangtua saya sudah meniatkan memberi kepada pemerintah agar dapat dibangun pesantren,” ungkap Mahyuddin.

Cita-cita almarhum Tengku Kedem hampir tercapai. Niat baik untuk menghibahkan sebidang tanah itu mendapatkan respon kepala daerah setempat.

Mahyuddin mengatakan, lokasi pesantren yang akan dibangun sangat strategis. Terletak di tanah yang datar dan diapit pegunungan seluas 2,5 hektar. Tepatnya berada di pinggir jalan menuju Desa Paya Bener, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah.

Bupati Shabela Abubakar menyambut baik niat mulia itu. Shabela langsung meninjau lokasi bersama anggota DPRK setempat, Sirajuddin Abubakar dan Sastra Mahyadi.

“Pada prinsipnya kami sangat setuju untuk dibangun pesantren di lokasi yang dimaksud oleh keluarga ahli waris,” kata Shabela Abubakar, Kamis (8/3/2018) kepada LingMerdeka.com.

Menurut Syirajuddin dan Sastra Mahyadi, pihaknya wajib mendukung pembangunan pasantren tersebut, dengan cara memperjuangkan anggaran di lembaga perwakilan rakyat.

“Namun begitu, kita akan lakukan sosialisasi terlebih dahulu,” sebut Syirajuddin diamini Sastra Mahyadi. (lis/red)

BAGIKAN