Sukmawati menyampaikan materi kepada peserta sosialisasi. (Perpustakaan For LingMerdeka)

TAKENGON – Geliat agar minat baca buku tidak pernah luntur di tengah-tengah masyarakat Indonesia, terus dilakukan pemerintah.  Menggalakkan  budaya membaca itu juga dilakukan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Aceh Tengah dengan menggelar sosialisasi.

Sosialisasi minat dan budaya baca ini diikuti tenaga pengelola perpustakaan se Aceh Tengah selama dua hari, 7-8 Maret 2018 di Gedung Pendari Takegon. “Jumlah peserta yang ikut 100 orang. Berasal dari seluruh kampung, sekolah, dayah, rumah ibadah, hingga Lapas,” ujar Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Sukmawati SH, saat ditemui LingMerdeka.com disela-sela kegiatan, Kamis (8/3).

Sukmawati mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan SDM bagi pengelola perpustakaan. “Mulai dari penataan, pengelolaan hingga pelayanan secara berimbang.  Apalagi sekarang pemerintah tengah menggalakkan minat baca,” ungkapnya.

Menurut perempuan berkacamata itu, mengalakkan minat tersebut dengan adanya pojok-pojok bacaan. “Langkah ini membudayakan masyarakat selalu membaca,” serunya.

Disampaikan, sosialisasi ini merupakan program tahunan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Aceh Tengah. “Setiap tahun kita gelar. Harapannya semoga semua perpustakaan lebih maju dan minat masyarakat membaca lebih besar,” pintanya.

Di lain sisi, Seksi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Perpustakaan dan Pustakawan Daerah itu tidak memungkiri pihaknya masih mengalami kendala, yakni koleksi buku dan tenaga kerja. “Selain itu belum punya standar operasional,” akunya.

Pun demikian, perempuan berhijab itu optimis kendala tersebut dapat segera diatasi. “Kami tentu berharap selalu ada dukungan dari pihak-pihak terkait.  Dan selalu terbuka untuk menjalin kerjasama,” kata Sukmawati yang turut menjadi pemateri sosialisasi.

“Empat pemateri lainnya yakni Nurdahli Amd selaku Pustawakan Penyelia, Lina Nova Saputri Amd, Intan Fitria Amd, dan Dwi Maksona Amd,” demikian Sukmawati. (yaa/red)

BAGIKAN